01 December 2013

Project

So, di sekolahku lagi ada tugas bikin short movie gitu. Coming soon ya judulnya "Jangan Kerdilkan Cinta". Wehehe dari judulnya kayaknya yoi banget gitu ya. Padahal....emang yoi kok insyaAllah hehehe. Pokoknya disini aku dan teman-temanku pengen banget menyampaikan ke remaja-remaja di Indonesia supaya jangan kebanyakan nggalau tentang cinta. You've wasted your time too much, bro and sist tercinta. Masih buanyak banget hal lain yang bisa kalian kerjakan selain mikirin cowok/cewek yang kalian incer itu. Meski sebenarnya lumrah bagi remaja untuk ngerasain cinta. Wajar kok. Everyone does feel love. Yang berbeda adalah cara masing-masing kita mengatasi itu.
Mumpung masih muda dan mumpung (insyaAllah) umur masih panjang, mending gunakan waktu untuk hal-hal yang bisa mengembangkan kamu menjadi pribadi yang lebih baik lagi. supaya sepeuluh tahun lagi kita udah bisa jadi pribadi-pribadi keren yang bisa membangun Indonesia ini. Am I right or am I right? :D

P.S. tulang rusuk tidak akan pernah tertukar. sudah ada pasangannya masing-masing dari sononya.

08 October 2013

Recreating

In this entire two years I've lived with nothing to be memorized. I don't say my surrounding is bad. It's good, though. I'm surrounded with smiles and laughter of them and automatically I will smile too. It's too late to realize they were just fake. I mean they in here refers to my smile and laughter. So now I really am trying to recreate my should-be-life. I can't live with fake emotions. It's really tiring and I get nothing. I'm just doing my routines as a normal-girl but my soul can't feel this life. In the name of Allah, Ninis' new life begins!

29 July 2013

Ikhlas

Seringkali saat aku menolong orang aku membatin, "Ya nggak papa deh nolong orang. Toh nanti kita insyaAllah bakal dapet balasannya juga."
Aku kira matematika Tuhan sama dengan matematika manusia. Aku kira saat kita memberi 1 maka Tuhan akan memberi kejadian baik 1 pula ke kita. Ternyata tidak. Seorang temanku pernah berujar, "Nis, tau nggak, aku pernah denger quotes. Saat kita memberi 1 dan mengharap 1, maka kita akan mendapat1. Saat kita memberi 1 dan mengharap 10, maka kita hanya akan mendapat 0,5. Tapi saat kita memberi 1 tanpa mengharap apa-apa, maka kita akan mendapat banyak hal yang tak kita bayangkan."
Aku namai ini The Power of Ikhlas.
Aku merasa menjadi ikhlas itu suliiiit sekali. Karena kita benar-benar memberi atau melakukan sesuatu tanpa pamrih sedikitpun. Termasuk pamrih sama Allah. Hmm, aku kurang tau juga sih kalau pamrih sama Allah nya tentang pahala. Tapi kalau bisa, saat kita memberi atau melakukan sesuatu itu kita benar-benar merasa hati kita plong dan lega setelahnya.
Saat liburan sekolah kemarin aku membaca buku 23 Episentrum. Bukunya semacam self-improvement gitu deh. Keren, deh! Tapi makna yang bener-bener aku tangkep dari buku ini adalah: belajar ikhlas memberi. Bukan cuma memberi di saat kita sedang senang. Tetapi juga ikhlas memberi disaat justru kita sedang susah tanpa mengharap imbalan apapun. Dan, terbukti (di cerita itu) kita akan dapet ganjaran yang super dari Sang Maha Pemberi.
Ikhlas. Ikhlas. Ikhlas. Satu tindakan yang masih sulit aku lakukan. Apalagi untuk pure ikhlas. Tapi insyaAllah nggak ada sesuatu yang nggak mungkin. Yuk mari belajar ikhlas :D
Aku simpulkan bahwa ikhlas atau enggak itu tergantung niat awal kita. Mulai sekarang, susun niat yang baik dari awal. Lalu, kerjakansemua dengan ikhlas. Dan...matematika Tuhan tidak sama dengan matematika manusia. Karena Dia sungguh Maha Segala-galanya :)

26 June 2013

Gagal

Di ujung semester ini kembali aku gagal. Entak kres keberapa. Entah untuk ke berapa kalinya aku mengecewakan orangtuaku. Tapi, Allah mungkin sangat adil untuk hambaNya ya. Orangtuaku no comment. Katanya, masih ada waktu satu tahun.
Dan Allah juga adil memberiku segini. Karena dari awal niat/tekadku belum kuat. Usaha&doa ku juga melemah. Juga, ada beberapa niat yang melenceng. Tak kulakukan dengan ikhlas. Mungkin hal-hal seperti ini berakibat banyak ke hasil.
Well, I do believe Allah has plan.

02 June 2013

Iklan Kehidupan

Gemuruh itu hanya selingan
Sesaat yang membuai hati
Kukira kan berlangsung lama
Tak sampai sebulan lalu menghilang kembali

Tak perlu bingung dibuatnya
Sebab, perasaan ada batas abadi
Tak selalu konstan
Menghantar arah hidup manusia

Semula kukira itu badai
Bisa meruntuhkan segala impian
Ternyata hanya iklan hidup
Pemanis layaknya gula

Sekarang kembali ke tujuan awal
Mengabdi pada Tuhan
Menjalankan kehidupan

Mengejar cita-cita

Ninis Prabaswari